TRP
Sandiaga Rapat dengan Wiranto Bahas Pemanfaatan Tanah TNI di DKI
02 Agustus 2018 \\ rtrw \\ 22

Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengikuti rapat koordinasi khusus (rakorsus) mengenai rencana pemanfaatan tanah TNI di kantor Menko Polhukam. Menurut Sandiaga, Pemprov DKI perlu terlibat dalam rencana itu karena lahan yang akan dimanfaatkan ada di Jakarta. 

Rakorsus rencana relokasi tanah TNI digelar di kantor Menko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (31/7/2018). Menko Polhukam Wiranto memimpin rapat tersebut. Hadir juga Pangkostrad Letjen Andika Perkasa dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong. 

Sandiaga mengatakan rencana pemanfaatan tanah TNI itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Rencana pemanfaatan tanah TNI itu diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. 

"Kami baru saja melaksanakan rapat koordinasi dengan Pak Menko Polhukam dan mendapat arahan sesuai dengan Pak Presiden (Jokowi) bahwa ingin dilakukan revitalisasi tentang pemanfaatan yang diharapkan bisa menambah pertumbuhan ekonomi. Karena keadaan ekonomi tentunya, seperti kita lihat membutuhkan investasi, membutuhkan lapangan pekerjaan," kata Sandiaga seusai rapat. 

Sandiaga menyebut ada lahan milik TNI yang bisa dibuat konsep transit oriented development (TOD). Namun belum dibahas secara detail lahan mana saja. 

"Nah, ini ada beberapa aset-aset strategis yang dimiliki oleh TNI dan bisa dioptimalisasikan dan dikerjasamakan juga dalam sebuah konsep, yaitu TOD. Tadi didiskusikan juga ada beberapa lokasi, seperti di Halim, Cipulir, dan di Kwitang, tapi belum spesifik," terang Sandiaga. 

Untuk merealisasi rencana tersebut, akan dibentuk tim khusus. Dari Pemprov DKI diwakili jajaran Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata). 

"Sekarang lagi dipetakan (lahannya). Kebetulan ada Pak Benni Chandra dari Dinas Citata yang akan membantu kita di tim untuk memetakan," ujar Sandiaga. (zak/rvk)

Sumber: https://news.detik.com | 31 Juli 2018

Berikan komentar.