TRP
Proyek Strategis Jokowi Tak Lagi Terhambat Pembebasan Lahan Pakai Cara Ini
04 April 2017 \\ \\ 119

Jakarta - Hari ini Kementerian Keuangan melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) meluncurkan skema pendanaan pengadaan tanah untuk Proyek Strategis Nasional (PSN). 

Menurut Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, kehadiran LMAN akan memenuhi kewajiban Pemerintah dalam pendanaan pengadaan tanah untuk kepentingan umum dalam rangka pelaksanaan PSN dan pengembalian pembayaran oleh Pemerintah dengan menggunakan alokasi dana pengadaan tanah atas dana yang dibayarkan terlebih dahulu oleh Badan Usaha berdasarkan pada Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) beserta amandemennya.

"Dengan dianggarkannya dana itu, pemerintah yakin dan berharap, keyakinannya proyek strategis nasional yang sering agak terhambat karena pengadaan tanah bisa diselesaikan sesuai target dan memberikan manfaat untuk masyarakat," katanya dalam acara Peluncuran Skema Pengadaan Tanah untuk Proyek Strategi Nasional di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (4/4/2017).

Dalam melaksanakan pendanaan pengadaan tanah, LMAN membaginya dalam dua skema, yaitu skema pembayaran langsung kepada penerima ganti rugi dan skema pembayaran tidak Iangsung yang ditindaklanjuti dengan alokasi pembiayaan investasi sebesar Rp 16 triliun di APBN-P 2016 dan Rp 20 triliun di APBN 2017.

"Pemerintah menetapkan kebijakan yang frontal dengan memindahkan alokasi belanja modal pembebasan tanah diganti dengan belanja tanah yang dilakukan terpusat oleh Menteri Keuangan selaku bendahara negara," tutur Darmin.

Selain melakukan pengadaan tanah, dengan adanya LMAN, diharapkan optimalisasi aset negara bisa memberikan nilai tambah kepada kemakmuran rakyat dan penerimaan negara.

"Dengan dukungan seluruh pihak, pengadaan tanah akan terwujud baik dengan hasil akhir berupa pertumbuhan ekonomi yang lebih merata," tukas Darmin. (ang/ang) Eduardo Simorangkir

Sumber: detik.com | 4 April 2017

Berikan komentar.