TRP
PTPN XIII Dituntut Kembalikan Lahan
16 Mei 2016 \\ \\ 291

PELAIHARI — Beberapa warga Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, menuntut PT Perkebunan Nusantara XIII (Persero) mengembalikan lahan milik warga seluas 206 hektar yang sudah ditanami kelapa sawit. Mereka mengklaim lahan tersebut berada di luar peta topografi hak guna usaha perusahaan.

Bersama kuasa hukumnya, Jumat (13/5), warga pemilik lahan kembali meninjau lahan perkebunan kelapa sawit milik PT Perkebunan Nusantara XIII yang diklaim sebagai milik mereka di Pelaihari. Oleh warga, lahan kebun tersebut sudah dipasang plang. Mereka ingin memastikan tidak ada aktivitas di lahan mereka selama belum ada penyelesaian sengketa.

Hariyanto selaku kuasa hukum warga mengemukakan, sesuai Sertifikat Hak Guna Usaha (HGU) Nomor 27 Tahun 2006 yang dimiliki PT Perkebunan Nusantara XIII, luas lahan HGU perusahaan di Pelaihari, yaitu 3.200 hektar (ha). Namun, pada kenyataannya, luas kebun kelapa sawit perusahaan saat ini mencapai 3.406 ha.

"Kelebihan dari HGU seluas 206 ha yang digarap PT Perkebunan Nusantara XIII adalah lahan milik warga. Mereka (warga) juga memiliki bukti kepemilikan atas lahan tersebut dalam bentuk segel," katanya.

Tidak pernah menggarap

Namun, menurut Sudarno dari Bagian Personalia PT Perkebunan Nusantara XIII Kantor Distrik Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, pihak perusahaan selama ini tidak pernah menggarap lahan milik warga.

"Informasi yang saya peroleh dari para manajer kebun, kelebihan dari HGU seluas 206 ha itu sudah masuk dalam rencana perluasan HGU yang saat ini sedang diajukan ke Badan Pertanahan Nasional," ujarnya. (JUM)

Sumber: Kompas | 14 Mei 2016

Berikan komentar.