TRP
TNI Cetak 17.000 Ha Sawah di Kalteng
11 April 2016 \\ \\ 519

Lokasi Sudah Ditentukan

PALANGKARAYA — Kementerian Pertanian dan Tentara Nasional Indonesia bekerja sama untuk membuat program pencetakan 17.000 hektar lahan sawah baru di Kalimantan Tengah pada tahun 2016. Menurut rencana lahan tersebut tersebar di sembilan kabupaten di provinsi itu.

Kepala Penerangan Korem 102/Panju Panjung Mayor CHB Son Son mengatakan, pencetakan sawah tersebut merupakan bentuk kerja sama Kementerian Pertanian dan TNI dalam bidang ketahanan pangan. Pihak Korem 102/Panju Panjung sebelumnya juga sudah memiliki kesepakatan dengan pemerintah provinsi melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Kalimantan Tengah.

"Pengerjaannya dimulai tahun ini. Pelaksana di lapangan adalah para tentara," ungkap Son Son, di Palangkaraya, Minggu (10/4).

Pencetakan sawah baru di sembilan kabupaten di Kalimantan Tengah itu perinciannya adalah Barito Utara 1.500 hektar (ha), Barito Selatan 2.000 ha, Barito Timur 1.500 ha, Kapuas 1.000 ha, Pulang Pisau 4.235 ha, Katingan 5.000 ha, Gunung Mas 1.200 ha, Kotawaringin Timur 200 ha, dan Seruyan 575 ha.

"Semua anggarannya menggunakan APBN dan semuanya dari pusat, kami tinggal melaksanakan. Soal teknisnya, kami ikuti rancangan dinas pertanian," kata Son Son.

Pemetaan lokasi

Kepala Bidang Pengembangan Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Kalteng Alvin Pongtuluran menjelaskan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Pemetaan lokasi pencetakan sawah ditentukan pemerintah daerah.

"Penyebaran lokasi sudah ditentukan. Ada yang menggunakan lahan cetak sawah program yang lama dan ada juga lokasi baru," ungkap Alvin.

Pihak Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah juga memberikan bantuan berupa peralatan kepada petani. Hal itu dilakukan untuk mendukung program cetak sawah tersebut.

"Bantuan itu anggarannya dari pusat, tetapi langsung ke dinas pertanian. Kami sudah belikan sarana dan prasarana untuk mendukung program," lanjut Alvin.

Sarana dan prasarana pendukung, seperti traktor tangan, mesin pompa air, dan mesin penanam padi, sudah dipersiapkan. Perincian bantuan pendukung itu adalah traktor tangan 577 unit, pompa air 118 unit, dan mesin penanam padi 76 unit.

"Ini merupakan bagian dari pengembangan dan peningkatan pertanian di 'Bumi Tambun Bungai', menuju swasembada pangan," ujar Alvin.

Beberapa waktu lalu Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, akan ada lebih banyak lahan pertanian pada tahun 2016. Pihaknya akan mencetak 200.000 ha sawah baru pada tahun ini.

"Tahun ini akan ada penambahan sawah yang cukup besar. Kita cetak 200.000 hektar untuk seluruh Indonesia," ujar Amran.

Jumlah ini, menurut Amran, jauh meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu. Pada 2015, jumlah pengadaan sawah hanya sekitar 23.000 ha atau tidak lebih dari 10 persen pengadaan tahun ini.

Dengan penambahan pengadaan 200.000 ha sawah baru ini, pihaknya mengharapkan jumlah produksi pada tahun ini juga meningkat.

"Kalau ke depan bisa berproduksi baik, satu kali panen bisa sampai 1 juta ton. Dua kali ya jadi 2 juta ton. Bisa meningkatkan produksi," ujar Amran.

Amran melanjutkan, penambahan sawah ini akan dilakukan di seluruh daerah di Indonesia. (IDO)

Sumber: Kompas | 11 April 2016

Berikan komentar.