TRP
Warga Raffles Hills Tetap Menolak Perubahan Jalur Cimaci
11 Maret 2016 \\ \\ 252

DEPOK — Warga perumahan Raffles Hills di Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat, tetap berkeras menolak perubahan jalur Tol Cimanggis-Cibitung (Cimaci) karena khawatir kondisi pipa gas aktif yang nantinya akan terpotong jalur tol baru itu. Warga pun masih mengupayakan jalur mediasi sebelum menempuh jalur hukum.

Hari Kamis (10/3), perwakilan warga dan pengembang datang ke Balai Kota Depok untuk beraudiensi dengan berbagai pihak terkait. M Kurniawan, dari tim teknis warga RW 025 Raffles Hills, mengatakan, pihaknya telah bicara dengan perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Pemerintah Kota Depok. Namun, belum dapat hasil memuaskan.

"Kami belum mendapat jawaban yang jelas mengapa jalur tol itu berubah. Tak ada penjelasan yang kami dapatkan terkait hal itu," katanya.

Menurut dia, jalur yang saat ini dibangun berbeda dengan perencanaan tahun 2008 yang telah disetujui semua pihak. Dalam rencana awal itu, jalur tol berdampingan sejajar dengan jalur pipa gas. Namun, pada realisasinya jalur tol yang dibuat memotong jalur pipa gas.

Kurniawan juga menunjukkan surat dari PT Pertamina Gas tertanggal 14 Desember 2015 yang menyatakan jalur pipa gas yang melintas di area Raffles Hills masih aktif menyalurkan gas ke arah kawasan industri di Jawa Barat dan Banten. Mereka khawatir, jika jalur pipa gas dipotong, akan membahayakan warga sekitar.

Terkait masalah ini, Kepala BPN Kota Depok Dadang M Fuad mengatakan, pihaknya memutuskan tak akan mengeluarkan peta bidang pembangunan Tol Cimaci di area Rafles Hills. "Kedua pihak harus cleardulu lokasinya," kata Dadang seusai mengikuti pertemuan tersebut. (UTI/RTS)

Sumber: Kompas | 11 Maret 2016

Berikan komentar.