TRP
Pembangunan DIY Mengarah ke Selatan
16 November 2015 \\ \\ 309

YOGYAKARTA — Proses pembangunan di Daerah Istimewa Yogyakarta makin mengarah ke wilayah selatan, yakni pesisir pantai selatan Jawa. Sejak beberapa tahun lalu, sejumlah proyek besar dicanangkan di kawasan itu, antara lain berupa bandar udara, pelabuhan perikanan, pabrik pasir besi, dan pembangkit listrik tenaga bayu.

Itu sesuai dengan visi-misi Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X, yang ingin menjadikan pantai selatan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru provinsi tersebut.

"Kawasan selatan DIY akan menjadi 'beranda depan' provinsi ini. Oleh karena itu, ke depan, pintu-pintu ekonomi DIY akan berada di kawasan pantai selatan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi, dan Sumber Daya Mineral DIY Rani Sjamsinarsi', dalam pertemuan dengan rombongan Komisi VII DPR, Senin (9/11), di Yogyakarta.

Rani menjelaskan, maraknya pembangunan di kawasan selatan DIY itu merupakan implementasi dari perubahan paradigma among tani menjadi dagang layar yang dicanangkan oleh Sultan Hamengku Buwono X. Perubahan paradigma itu bukan berarti para petani di DIY harus beralih profesi menjadi nelayan, melainkan bermakna potensi kelautan yang sangat besar di bagian selatan DIY sudah waktunya dimanfaatkan secara maksimal untuk menyejahterakan masyarakat.

"Itulah kenapa nantinya banyak proyek yang bersifat strategis yang akan berlokasi di bagian selatan DIY," ujarnya. Anggota Komisi VII DPR, Agus Sulistiyono, mengingatkan, banyak masyarakat yang memanfaatkan lahan pasir di sana untuk pertanian.

Anggota Dewan lainnya, Totok Daryanto, menyatakan, proses pembangunan di kawasan pesisir selatan DIY harus mempertimbangkan potensi tsunami di wilayah tersebut. (HRS)

Sumber: Kompas | 10 November 2015

Berikan komentar.