TRP
Kabupaten/Kota Inspiratif Diundang
22 Oktober 2015 \\ \\ 394

SOLO — Sebanyak 42 kabupaten/kota bakal hadir dalam Konferensi Kota Kreatif Indonesia di Solo, Jawa Tengah, Kamis (22/10) hingga Minggu (25/10). Kabupaten/kota itu terpilih mengikuti konferensi kota kreatif karena dinilai inspiratif.

"Mereka tidak asal diundang, tetapi dipilih untuk hadir. Kota yang diundang adalah kota-kota yang inspiratif," ujar Ketua Konferensi Kota Kreatif Indonesia (Indonesia Creative Cities Conference/ICCC) Irfan Sutikno, Rabu, di Solo.

Irfan mengatakan, pihaknya mengundang 60 kabupaten/kota yang termasuk dalam Jaringan Kota Pusaka Indonesia, anggota Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia, dan kategori kota cerdas. Kabupaten/kota itu belum bisa disebut kota kreatif karena secara formal baru ada lima kota kreatif yang ditetapkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada 2013, yaitu Solo, Bandung, Denpasar, Pekalongan, dan Yogyakarta. "Yang kami undang bukan pemerintah, saja, tetapi juga komunitas yang ada di kota-kota itu," katanya

Sekretaris ICCC Dhian Lestari Hastuti mengatakan, beberapa kabupaten/kota yang diundang mengonfirmasi tidak bisa hadir karena terkendala bencana kabut asap, antara lain Pekanbaru dan Kampar, Riau. "Kampar mengabari kalau kondisi udara memungkinkan untuk penerbangan, mereka akan hadir," katanya.

Sekretaris Jenderal Solo Creative City Network itu mengatakan, dalam ICCC bakal dirumuskan 10 prinsip kota kreatif Indonesia yang akan menjadi ukuran untuk mengategorikan kota kreatif. Jika Indonesia mampu membentuk kota kreatif dengan keanekaragaman budaya sebagai dasar pengembangan ekonomi kreatif, bakal terwujud pariwisata kreatif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyaraakat.

"Produk dan jasa ekonomi kreatif merupakan media promosi yang efektif bagi suatu destinasi wisata dan sebaliknya," katanya.

Selain konferensi, ICCC akan diisi, antara lain jelajah kota untuk peserta konferensi dengan mengunjungi situs-situs bersejarah dan kuliner Solo. Selain itu, digelar pula Pesta Rakyat Kreatif bertema "Solo Polah Rakyat Bungah". Pesta rakyat ini diadakan di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, di pusat kota Solo, bersamaan dengan kegiatan hari bebas kendaraan, Minggu.

"Akan ada banyak atraksi seni, seperti pertunjukan musik," kata Irfan. (RWN)

Sumber: Kompas | 22 Oktober 2015

Berikan komentar.