TRP
Konferensi Bertujuan untuk Membangun Jejaring
22 Oktober 2015 \\ \\ 397

SOLO — Konferensi Kota Kreatif Indonesia yang pertama akan digelar di Solo, Jawa Tengah, pada 22-25 Oktober. Ajang ini bertujuan membangun jejaring kota-kota kreatif dan menjalin kerja sama industri kreatif di Indonesia.

Ketua Penyelenggara Konferensi Kota Kreatif Indonesia (Indonesia Creative Cities Conference/ICCC) Irfan Sutikno mengatakan, pemerintah pusat telah berkomitmen menjadikan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Karena itu, ICCC digelar untuk mewujudkan komitmen itu.

"Salah satu tujuan ICCC yang terpenting adalah membentuk jejaring kota kreatif di Indonesia supaya antar-anggota dapat saling berbagi pengalaman, ide kreatif, dan saling menginspirasi," kata Irfan, Selasa (20/10), di Solo.

Irfan mengatakan, dengan membangun jejaring kota kreatif dan menjalin kerja sama industri kreatif, Indonesia lebih siap berkompetisi di tingkat global. Konferensi Kota Kreatif Indonesia mengundang 60 kabupaten dan kota, di antaranya kabupaten dan kota yang menginsipirasi dengan berbagai kreativitasnya, seperti Bandung, Banyuwangi, Jember, dan Malang.

"Setiap kabupaten dan kota pasti memiliki potensi keunggulan yang berbeda-beda. Ketika ada jejaring kota kreatif, saling melengkapi," ujarnya.

Irfan mengatakan, penyelenggaraan ICCC juga menjadi momentum untuk mengingatkan memori kolektif publik terhadap pentingnya kreatif dan kreativitas di aneka bidang. Selain itu, menggelorakan semangat kreatif publik guna mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif.

"Dalam pertemuan awal di Bandung, dirumuskan 10 butir konsep kota kreatif. Namun, yang lahir di Bandung masih tataran konseptual yang ideal dan belum membumi. Di Solo akan dikristalisasi menjadi rumusan yang lebih operasional," kata Irfan.

Irfan menambahkan, pada pameran produk unggulan kreatif diharapkan tercipta kontak-kontak bisnis di antara pelaku usaha sehingga jejaring kerja sama industri kreatif di banyak kota menjadi semakin kuat.

Sekretaris Jenderal Solo Creative City Network (SCCN) Dhian Lestari Hastuti menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dan Kementerian Pariwisata menyelenggarakan ICCC sebagai tindak lanjut kerja sama poros kota kreatif Solo-Bandung. Solo dan Bandung mempunyai peran strategis dalam melahirkan konsep kota kreatif.

Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Solo Rohana mengatakan, ICCC diharapkan berdampak positif bagi pelaku usaha ekonomi kreatif di kotanya. (rwn)

Sumber: Kompas | 21 Oktober 2015

Berikan komentar.