TRP
Sengketa Lahan, Museum Tertua di Indonesia Terancam Dieksekusi
11 September 2015 \\ \\ 347

Solo - Sengketa kepemilikan lahan Taman Sriwedari di Solo terus berlanjut. Setelah putusan Mahkamah Agung (MA) memenangkan pihak ahli waris, PN Surakarta mengeluarkan peringatan agar Pemkot Surakarta menaati putusan pengadilan. Salah satu yang akan dieksekusi adalah Museum Radya Pustaka yang berada di kompleks lahan sengketa tersebut.

PN Surakarta mengeluarkan relas panggilan aanmaning (teguran) kepada para termohon yaitu Pemkot Surakarta, Museum Radya Pustaka, Penguasa Keraton Surakarta. Ketiga termohon diminta hadir ke PN Surakarta pada 29 September dan 8 hari setelahnya agar menaati Putusan MA No 3249 K/Pdt/2012 tertanggal 5 Desember 2013 yang memenangkan RA Suharni dan kawan-kawan selaku ahli waris Wiryodiningrat atas Pemerintah dalam sengketa kasus lahan Sriwedari.

Pejabat Humas PN Solo Mion Ginting membenarkan pihaknya telah mengirim relas panggilan No 10/PEN.PDT/EKS/2015/PN.Skt yang ditujukan kepada tiga termohon tersebut.

"Termohon eksekusi diminta hadir untuk memenuhi panggilan pengadilan pada 29 September 2015 pukul 09.00 WIB. Surat Aanmaning tersebut bagian dari tahapan eksekusi. Sebelum dilaksanakan eksekusi maka tergugat berhak mendapat teguran agar meninggalkan secara sukarela. Jika tidak dilakukan dalam 8 hari Aanmaning, pengadilan berhak melaksanakan eksekusi," ujarnya, Rabu (9/9/2015).

Terpisah, Kuasa Hukum Pemkot Surakarta, Susiyanti, mengatakan akan menghadiri panggilan tersebut. Dia menegaskan bahwa telah menyiapkan surat penundaan eksekusi karena status sengketa lahan tersebut masih diajukan dalam Peninjauan Kembali (PK).

Hal serupa juga disampaikan oleh pihak komite Radya Pustaka, selaku pengelola museum tertua di tanah air tersebut. Anggota Komite Radya Pustaka, Sanjata, mengatakan pihaknya telah menerima panggilan dari PN Surakarta. Komite telah menyikapi adanya surat tersebut dan telah diputuskan bahwa akan mengutus Ketua Komite, Purnomo Subagyo, untuk hadir memenuhi panggilan. (mbr/try)

Sumber: detik.com | 9 September 2015

Berikan komentar.