TRP
Infrastruktur Kalimantan Jadi Prioritas
27 Juli 2015 \\ \\ 724

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR akan menggenjot pembangunan infrastruktur di Kalimantan. Meski demikian, posisi Kalimantan sebagai paru-paru dunia dan lumbung pangan serta lumbung energi akan tetap dijaga.

"Percepatan pembangunan Kalimantan, termasuk perbatasan Indonesia-Malaysia, menjadi salah satu prioritas agenda pembangunan dari pinggiran. Dalam desain besar 2015-2019, Kalimantan tetap dijadikan paru-paru dunia, dan dijadikan lumbung pangan dan lumbung energi nasional dengan konsep hilirisasi komoditas," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta, Selasa (21/7).

Menurut Basuki, pembangunan di Kalimantan akan dilakukan dengan pendekatan kewilayahan tanpa disekat oleh batasan administrasi provinsi dan kabupaten/ kota. "Ada empat wilayah pengembangan strategis (WPS), seperti WPS Ketapang-Pontianak-Singkawang-Sambas, WPS Pertumbuhan Baru dan Perbatasan Temajuk-Sebatik, WPS Palangkaraya-Banjarmasin-Batulicin, dan WPS Pusat Pertumbuhan Terpadu Balikpapan-Samarinda-Maloy," katanya.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Velix Wanggai mengatakan, saat ini, total ruas jalan nasional yang bisa dimanfaatkan masyarakat Kalimantan baru sepanjang 7.619 kilometer. Jalan itu terdiri dari 1.204 km di Kalimantan Selatan, 2.002 km di Kalimantan Tengah, 1.710 km di Kalimantan Timur, 585 km di Kalimantan Utara, dan di Kalimantan Barat sepanjang 2.117 km. "Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, saat ini, Kementerian PUPR fokus dalam membenahi Trans-Kalimantan, termasuk penanganan jalan sepanjang perbatasan Indonesia-Malaysia sejak Kalimantan Barat-Kalimantan Timur-Kalimantan Utara," kata Velix.

Dia menambahkan, jalan lintas paralel perbatasan Kalimantan dimulai dari Kalimantan Barat sejak ruas Temajuk-Aruk-Seluas-Balai Karangan-Sepulau- Nanga Badau-Putusibau-Batas Kalimantan Timur. Kemudian disambungkan sejak ruas batas Kalimantan Timur-Long Pahangai-Batas Kalimantan Utara. Selanjutnya, ruas batas Kalimantan Utara-Long Nawang-Long Bujungan-Malinau-Simanggaris- Sei Ular yang terletak di utara Kalimantan Utara. "Akan dibangun juga akses ke kawasan industri," kata Velix. (ARN)

Sumber: Kompas | 22 Juli 2015

Berikan komentar.