TRP
Jalan Tol Kembangkan Ekonomi Kawasan
16 Juni 2015 \\ \\ 417

JAKARTA — Pengoperasian Jalan Tol Cikopo-Palimanan sebagai bagian dari proyek Jalan Tol Trans-Jawa kian menguatkan potensi pertumbuhan ekonomi kawasan. Proyek properti merupakan salah satu potensi yang bisa dikembangkan di sekitar akses tol.

Head of Research Savills PCI Anton Sitorus mengemukakan hal itu di Jakarta, Minggu (14/6). Berkembangnya akses melalui jalur Trans-Jawa akan memicu pertumbuhan properti di sekitarnya, baik properti komersial maupun residensial.

Jalur Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang memangkas jarak tempuh Purwakarta-Cirebon sejauh 56 kilometer dan waktu tempuh yang berkurang hingga dua jam potensial bagi pengembangan bisnis kawasan. Jalan tol itu terhubung dengan ruas Tol Jakarta-Cikampek dan Palimanan-Kanci.

Anton mengemukakan, pertumbuhan properti akan berlangsung gradual atau menyesuaikan dengan pengembangan ekonomi wilayah dan populasi penduduk. Momentum itu harus dimanfaatkan oleh daerah yang dilintasi untuk mengangkat potensi ekonomi wilayah agar menarik investor.

Kawasan industri Cikarang dan Karawang, lanjut Anton, akan diuntungkan dalam hal distribusi barang industri dengan pengoperasian jalur tol tersebut. Industri berpotensi terus tumbuh sehingga menarik perkembangan hunian bagi pekerja. Apalagi, jumlah pekerja asing terus bertambah.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Kabupaten Bekasi Daryanto mengemukakan, pertumbuhan hotel dan apartemen di wilayah Bekasi, Jawa Barat, semakin marak meskipun harga tanah terus meningkat melebihi kewajaran. Kondisi ini kian ditopang infrastruktur jalan, termasuk jalur Tol Trans-Jawa yang semakin mendekati realisasi.

"Bekasi telah menjadi incaran investasi. Harga tanah yang tinggi membuat investor mempertimbangkan pembangunan hunian vertikal," katanya.

Sementara itu, pengembang PT Cowell Development Tbk memasang atap terakhir (topping off) proyek Apartemen Mahogany Tower di kawasan superblok The Oasis Cikarang, Sabtu. Proyek superblok pada lahan seluas 13,4 hektar itu digulirkan sejak Desember 2013.

Deputy Director Marketing & Product Development PT Cowell Development Tbk Ferry Supandji mengemukakan, Mahogany Tower merupakan proyek apartemen pertama di kawasan superblok tersebut, yang menurut rencana diserahkan kepada konsumen pada akhir tahun ini.

Apartemen Mahogany Tower yang terdiri atas 624 unit hunian hingga kini sudah terjual 95 persen. Pada Agustus 2015 proyek baru kembali diluncurkan, yakni Apartemen Acacia dengan harga awal Rp 600 juta hingga Rp 1,1 miliar per unit.

"Perkembangan kawasan Cikarang akan semakin semarak dengan terhubungnya jalur Tol Jakarta-Cikampek-Palimanan-Pejagan," katanya.

Proyek apartemen dengan total investasi Rp 5 triliun tersebut akan digarap dalam kurun 10 tahun. Proyek itu tidak hanya menyasar investor dalam negeri, tetapi juga pasar pekerja asing.

Larangan bagi warga negara asing untuk memiliki hunian di Indonesia membuka peluang bagi usaha penyewaan properti. Namun, tak dimungkiri, banyak ekspatriat membeli properti atas nama perusahaan.

Presiden Joko Widodo saat meresmikan Jalan Tol Cipali, Sabtu (13/6), mengatakan, infrastruktur merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen membangun infrastruktur darat dan laut (Kompas, 14/6). (LKT)

Sumber: Kompas | 15 Juni 2015

Berikan komentar.