MyPassion
Kota Sawahlunto Siap Menata Kawasan Pusaka
06 Februari 2014 \\ rtrw \\ 1684

Kota Sawahlunto memiliki potensi pusaka yang prospektif untuk dikembangkan, ungkap Walikota Sawahlunto Ali Yusuf, bersama jajarannya ketika melakukan kunjungan ke Direktorat Jenderal Penataan Ruang, Kementerian Pekerjaan Umum pada Kamis lalu (30/1) dalam rangka konsultasi persiapan pelaksanaan Program Penataan dan Pelestarian Kota Pusaka (P3KP). Rombongan diterima oleh Direktur Perkotaan beserta pejabat eselon 3 di lingkungan Direktorat Perkotaan.

Sebagai Walikota yang baru menjabat ± 7 bulan, Kota Sawahlunto saat ini sedang gencar melakukan berbagai inisiatif baru termasuk dengan melakukan pendekatan kepada stakeholder di pusat dalam rangka mendukung pembangunan di Kota Tambang tersebut. Dalam sambutannya, Ali Yusuf menyampaikan bahwa Sawahlunto sebagai kota peninggalan Belanda memiliki potensi pariwisata yang luar biasa dan oleh karena itu perlu mendapat dukungan dari Kementerian PU, khususnya dalam pembinaan dan pendampingan penataan kota-kota pusaka.

Sebagai respon, Dadang menyampaikan bahwa Sawahlunto termasuk dalam 10 (sepuluh) besar kota pusaka yang diprioritaskan penataannya pada tahun angggaran 2014, dimana akan dilakukan pembangunan fisik Ruang Terbuka Hijau (RTH), plasa, signage, dan pedestrian dalam mendukung penataan aset pusaka.

Dadang juga berpesan agar Kota Sawahlunto dapat menunjukkan komitmen yang tinggi dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan P3KP agar cita-cita Sawahlunto menjadi salah satu kota pusaka dunia yang diakui UNESCO dapat tercapai. Wujud komitmen tersebut diharapkan tercermin dalam pengalokasian dana sharing APBD, kesiapan administrasi lahan, serah terima BMN, serta keberadaan tim kerja di daerah yang solid.

Dalam kesempatan tersebut, Dadang juga menyerahkan kepada Walikota Sawahlunto, beberapa dokumen hasil asset inventory pusaka di Kota Sawahlunto sebagai hasil kegiatan P3KP tahun anggaran 2013 yang lalu.(cae/nik)

Berikan komentar.